Skema KUR BRI 2026 Dorong Kemudahan Pembiayaan UMKM Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 12:32:02 WIB
Skema KUR BRI 2026 Dorong Kemudahan Pembiayaan UMKM Nasional

JAKARTA - Kredit Usaha Rakyat BRI pada 2026 kembali menjadi solusi pembiayaan yang banyak diminati pelaku UMKM. 

Skema ini menawarkan pinjaman mulai Rp10 juta dengan tenor hingga 60 bulan tanpa jaminan tambahan. Fleksibilitas cicilan membuat KUR BRI relevan untuk berbagai kebutuhan usaha produktif.

Tabel KUR BRI 2026 menjadi acuan utama bagi calon debitur dalam memperkirakan angsuran bulanan. Melalui simulasi tersebut, pelaku usaha dapat menyesuaikan plafon pinjaman dengan kemampuan keuangan. Perencanaan yang matang membantu menjaga kelancaran pembayaran cicilan.

Salah satu informasi yang paling dicari adalah cicilan pinjaman Rp10 juta dengan tenor panjang. Skema ini dinilai ideal bagi usaha mikro yang baru berkembang. Dengan tenor hingga lima tahun, beban angsuran menjadi lebih ringan.

Bunga dan Perencanaan Pembiayaan

Pada 2026, bunga KUR BRI ditetapkan sekitar enam persen per tahun sesuai ketentuan pemerintah. Tingkat bunga ini relatif rendah dibandingkan kredit komersial lainnya. Kondisi tersebut memberikan ruang lebih luas bagi UMKM untuk mengembangkan usaha.

Pemahaman terhadap tabel angsuran sangat penting sebelum mengajukan kredit. Pelaku UMKM dapat melihat perbandingan cicilan berdasarkan plafon dan jangka waktu. Informasi ini membantu menentukan skema pembiayaan yang paling sesuai.

Perencanaan keuangan yang baik akan berdampak pada keberlanjutan usaha. Cicilan yang sesuai kemampuan membuat arus kas tetap sehat. Dengan demikian, risiko gagal bayar dapat diminimalkan.

Pilihan Cara Pengajuan Kredit

Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan melalui dua jalur utama. Pelaku UMKM bisa datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat. Alternatif lainnya adalah pengajuan secara daring melalui sistem yang disediakan.

Untuk pengajuan langsung, calon debitur perlu membawa dokumen persyaratan. Seluruh berkas akan diverifikasi oleh petugas bank. Proses ini memungkinkan konsultasi langsung terkait skema kredit.

Pengajuan online memberikan kemudahan dan efisiensi waktu. Calon debitur cukup mengisi data diri dan data usaha secara lengkap. Setelah itu, sistem akan menampilkan simulasi angsuran pinjaman.

Tahapan Pengajuan Secara Online

Pengajuan daring diawali dengan mengakses laman resmi layanan KUR BRI. Calon debitur perlu masuk menggunakan akun yang telah terdaftar. Selanjutnya, menu pengajuan pinjaman dapat dipilih.

Tahap berikutnya adalah membaca syarat dan ketentuan yang berlaku. Calon debitur harus menyetujui pernyataan sebagai nasabah BRI. Setelah itu, pengisian data dilakukan secara menyeluruh.

Dokumen pendukung seperti identitas dan keterangan usaha perlu diunggah. Sistem akan memproses pengajuan dan menampilkan status awal. Jika disetujui, survei lapangan akan dilakukan sebelum pencairan.

Syarat dan Simulasi Angsuran

Syarat pengajuan KUR BRI meliputi identitas kependudukan dan legalitas usaha. Usaha harus telah berjalan minimal enam bulan. Debitur juga tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.

Untuk pinjaman Rp10 juta, cicilan berkisar dari sekitar delapan ratus ribu rupiah hingga dua ratus ribu rupiah per bulan. Besaran angsuran tergantung pilihan tenor antara satu hingga lima tahun. Semakin panjang tenor, semakin ringan cicilan bulanan.

Pinjaman Rp20 juta hingga Rp50 juta memiliki pola cicilan yang proporsional. Angsuran disesuaikan dengan jangka waktu yang dipilih debitur. Skema ini memberikan fleksibilitas bagi usaha kecil dan menengah.

Pinjaman hingga Rp100 juta juga tersedia bagi UMKM yang memenuhi kriteria. Cicilan tertinggi berlaku untuk tenor pendek dan menurun pada tenor panjang. Dengan simulasi ini, pelaku usaha dapat memilih skema paling aman.

KUR BRI 2026 dirancang untuk mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan. Skema cicilan yang terukur membantu menjaga stabilitas keuangan usaha. Pembiayaan ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat sektor produktif nasional.

Terkini