JAKARTA - Pembukaan perdagangan saham di pasar domestik menunjukkan sinyal optimisme sejak awal sesi.
Indeks Harga Saham Gabungan langsung bergerak di zona hijau dengan penguatan yang cukup meyakinkan. Kenaikan tersebut menandakan respons positif pelaku pasar terhadap berbagai sentimen yang berkembang.
IHSG tercatat menguat 0,46 persen dan bergerak ke level 9.052,17 pada awal sesi. Penguatan ini setara dengan kenaikan 41,84 poin dibandingkan penutupan sebelumnya. Sejak pembukaan, indeks langsung mempertahankan tren positif tanpa tekanan berarti.
Aktivitas pasar terlihat cukup ramai dengan dominasi saham yang bergerak naik. Jumlah saham penguat jauh melampaui saham yang melemah. Kondisi ini mencerminkan minat beli yang relatif solid di awal perdagangan.
Aktivitas Saham dan Transaksi
Pada sesi awal, sebanyak 303 saham tercatat mengalami kenaikan harga. Di sisi lain, 70 saham bergerak melemah, sementara sisanya masih stagnan. Komposisi ini memperlihatkan kekuatan pasar yang cukup merata.
Nilai transaksi yang terjadi pada awal perdagangan mencapai Rp 612,99 miliar. Volume saham yang berpindah tangan tercatat sebanyak 964,13 juta lembar. Seluruh transaksi tersebut berlangsung dalam 57.050 kali transaksi.
Kapitalisasi pasar turut mengalami peningkatan seiring penguatan indeks. Nilai kapitalisasi pasar tercatat naik menjadi Rp 16.490 triliun. Kenaikan ini menunjukkan bertambahnya nilai aset pasar saham secara keseluruhan.
Sentimen Global dan Regional
Sentimen positif pasar turut dipengaruhi oleh meredanya ketegangan geopolitik global. Kabar mengenai sikap Amerika Serikat yang menahan diri terkait isu Greenland memberikan ketenangan bagi pelaku pasar. Kondisi tersebut mendorong optimisme di pasar keuangan global.
Pasar Asia-Pasifik secara umum bergerak menguat mengikuti kinerja positif Wall Street. Penguatan bursa regional memberikan dukungan tambahan bagi pasar saham domestik. Investor cenderung merespons sentimen eksternal secara konstruktif.
Di Korea Selatan, indeks Kospi memimpin penguatan dengan kenaikan signifikan. Sejumlah saham unggulan mencatat lonjakan harga yang cukup besar. Indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil juga bergerak naik seiring sentimen positif.
Pergerakan Bursa Asia Lainnya
Bursa saham Jepang turut mencatatkan penguatan pada perdagangan pagi. Indeks Nikkei 225 bergerak naik, diikuti oleh indeks Topix yang juga menguat. Data perdagangan yang dirilis memberikan gambaran aktivitas ekspor yang masih tumbuh.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga dibuka menguat setelah sebelumnya mengalami tekanan. Pergerakan ini menandakan adanya pemulihan minat beli di pasar saham Australia. Sentimen global yang lebih kondusif menjadi faktor pendukung utama.
Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong bergerak di atas level penutupan sebelumnya. Pergerakan ini mengindikasikan potensi pembukaan yang lebih positif. Pasar regional secara keseluruhan menunjukkan arah yang sejalan.
Pengaruh Wall Street dan Domestik
Kinerja positif Wall Street pada perdagangan sebelumnya turut menjadi penopang sentimen. Indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Composite sama-sama ditutup menguat. Penguatan tersebut memberikan referensi positif bagi pasar saham global.
Selain faktor eksternal, kebijakan suku bunga domestik yang stabil juga menjadi perhatian pelaku pasar. Stabilitas suku bunga diharapkan mampu menjaga daya tarik aset keuangan dalam negeri. Kondisi ini turut mendukung pergerakan rupiah dan pasar saham.
Dengan kombinasi sentimen global dan domestik yang relatif kondusif, pasar saham domestik memulai perdagangan dengan optimisme. Investor masih mencermati perkembangan lanjutan sepanjang sesi berjalan. Arah pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh dinamika sentimen yang berkembang.